Senin, 17 November 2014

Suku Piperaceae



SUKU PIPERACEAE
Piperaceae merupakan suku untuk sirih-sirihan, dan juga bernilai ekonomi tinggi untuk kehidupan manusia. Mengandung metabolit sekunder Piperin yang berguna sebagai obat. Beberapa jenis sangat susah kita jumpai di sekitar kita, seperti Piper betle (sirih), Piper nigrum (Lada), Piper cubeba (Kemukus), dan Peperomia pellucida semua jenis ini ditandai dengan perbungaannya yang berbentuk amentum (bunga lada).
Suku Sirih-sirihan atau Piperaceae adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Suku ini diakui keberadaannya oleh banyak sistem klasifikasi tumbuhan.Sistem klasifikasi APG II memasukkannya ke dalam bangsa Piperales. Sistem klasifikasi Cronquist memasukkannya ke dalam bangsa Piperales, anak kelas Magnoliidae, dan kelas Magnoliopsida. Bunganya majemuk, tersusun dalam untaian (bunga untai). Buahnya kecil, kering, dan keras, tergolong buah batu.Dari anggotanya yang mencapai 1.300 jenis (dengan sekitar selusin genera), banyak di antaranya yang bermanfaatan sebagai bahan pengobatan maupun bumbu. Marga yang paling populer adalah Piper. Merica, baik putih maupun hitam, merupakan bumbu masak populer yang diperoleh dari buah lada (P. nigrum). Sesudah garam, boleh dikatakan merica adalah rempah-rempah yang paling umum dipakai di penjuru dunia. Dari akar Piper methyscum, penduduk kawasan Pasifik membuat kava, yaitu sejenis minuman memabukkan yang dipergunakan untuk keperluan upacara.
Kebanyakan berupa terna, hanya kadang-kadang berupa tumbuh-tumbuhan dengan batang yang berkayu. Daun tunggal. Bunga amat kecil berkelamin tunggal atau banci tanpa hiasan bunga, biasanya tersusun atas bulir atau amentum, 1 sampai 10 benang sari, bakal buah 1 sampai 4, apokarp atau sinkarp,masing-masing dengan 1 bakal biji yang atrop. Biji besar, mempunyai endosperm,lembaga kecil, kadang-kadang di samping endosperm juga terdapat perisperm.Dalam bangsa ini termasuk 3 suku: Piperaceae, Saururaceae, dan Chloranthoceae.

a.       Karakteristik:
Terna atau tumbuh-tumbuhan berkayu seringkali memanjat dengan menggunakan akar-akar pelekat, dengan daun-daun tunggal yang duduknya tersebar atau berkarang dengan atau tanpa daun penumpu. Bunga tersusun dalam bunga majemuk yang disebut bunga lada (amentum), masing-masing kecil tanpa hiasan bunga, berkelamin tunggal atau banci dengan 110 benangsari; putik terdiri dari 1sampai 6 dan buah (kebanyakan 3), dengan 1 sampai 6 kepala putik, beruang 1dengan bakal biji yang tegak pada dasarnya. Buahnya buah batu atau buah buni, jadi dengan endosperm dan perisperm. Dalam biji terdapat sel-sel minyak atsiri. Batang dengan berkas-berkas pengangkutan yang pada penampang melintang tampak tersebar atau tersusun dalam beberapa lingkaran.
 
            Perbungaan morfologi dan struktur bunga yang terkait. Nama sesuai dengan kelompok tradisional diakui dalam Piper. Dalam setiap diagram bunga, lingkaran adalah benang sari, segitiga adalah ovarium tricarpellate, dan garis melengkung mewakili bract subtending. Urutan benang sari inisiasi ditandai dengan urutan numerik. Suku Piperaceae meliputi kurang lebih 1300 jenis yang terbagi dalam 10 marga, hampirsemuanya tumbuh di daerah tropika. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapaspesies yang telah dibudidayakan, antara lain
Piper nigrum (lada), Piper betle (sirih), Piper crocatum (Sirih Merah), Piper retrofractum (cabai jawa), dan Peperomia pellucida.
Pada garis besarnya lada mempunyai 2 jenis akar, yakni:
a.       Akar yang terdapat di atas tanah, Akar yang terdapat di atas tanah jugadisebut akar lekat atau akar panjat. Akar lekat ini berguna untuk melekatatau memanjat pada tajarnya, sehingga tanaman bisa tumbuh ke atas.Akar-akar lekat ini hanya tumbuh pada buku batang orthotrop, sedangkan pada cabang-cabang buah tidak akan tumbuh akar lekat.
b.      Akar yang terdapat di dalam tanah, akar yang terdapat di dalam tanah juga disebut akar utama. Akar-akar ini selain tumbuh pada bukunya yangmerupakan perpanjangan dari akar lekat, juga tumbuh pada bekas-bekas potongan batang. Akar utama tumbuh pada pangkal batang,sehingga padasuatu batang bisa terdapat 10-20 akar utama.

             Tanaman lada itu berdaun tunggal tidak berpasangan, keadaannya kenyal, serta bertangkai. Bentuknya bulat telur, tetapi pada pucuknya meruncing. Daun belahan atas berwarna hijau tua mengkilat, sedangkan pada belahanbawah berwarna hijau pucat dan tak mengkilat. Bunga merupakan bunga lada(amentum).Buah lada berbentuk bulat, berbiji keras dan berkulit buah yang lunak danbiasa disebut buah buni. Kulit buah yang masih muda berwarna hijau,sedangkan yang tua berwarna kuning, dan apabila buah sudah masak berwarnamerah. Sesudah dikeringkan lada itu berwarna hitam. Kedudukan buah ladamerupakan buah duduk, yang melekat pada malai. Besar kulit dan bijinya 4-6mm. Sedangkan besarnya biji 3-4 mm. Berat 100 biji kurang lebih 38 gr atau rata-rata 4,5 gr. Kulit buah atau pericarp terdiri dari 3 bagian, ialah: Epicarp =kulit luar, Mesocarp = kulit tengah, dan Endocarp = kulit dalam.